Berita

PR Ansor Bajrasokah Ziarah ke Lirboyo, Tabarrukan sekaligus Belajar Semangat Perjuangan Ulama ulama

SAMPANG, AnsorSampang.com – Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor Bajrasokah, Kecamatan Kedungdung, Sampang, menjadikan ziarah ke makam masyaikh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, sebagai bagian dari pembelajaran sejarah dan keteladanan bagi kader.

Ziarah tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan Ziarah Muharrik PR GP Ansor Bajrasokah. Lirboyo dipilih karena memiliki sejarah panjang dalam pendidikan pesantren dan perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Ketua PR GP Ansor Bajrasokah Mustain Ishaq, S.H., mengatakan, pemilihan makam masyaikh Lirboyo sebagai tujuan ziarah bukan tanpa alasan. Menurutnya, banyak tokoh pejuang lahir dari lingkungan pesantren tersebut.

“Dengan ziarah ke makam ulama dan muassis pesantren Lirboyo ini, kita berharap kader Ansor Bajrasokah mendapatkan berkah serta bisa mengambil hikmah dari KH. Abdul Karim dan para masyaikh Lirboyo dalam semangat juang menegakkan kebenaran,” ujar Mustain.

Ia menjelaskan, Pondok Pesantren Lirboyo memiliki kontribusi dalam pendidikan pesantren sekaligus sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Pesantren tersebut didirikan KH Abdul Karim pada 1 Januari 1910 M.

Dalam sejarahnya, Lirboyo juga terlibat dalam pergerakan perjuangan. Santri-santrinya disebut turut dikirim ke medan perang dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Menurut Mustain, pengalaman sejarah tersebut penting dikenalkan kepada kader Ansor. Ziarah diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tabarrukan, tetapi menjadi momentum untuk mengambil hikmah dari perjuangan para ulama dan masyaikh Lirboyo dalam kehidupan kader. (*)

Tulis Komentar