KEDUNGDUNG, Ansor Sampang – Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bajrasokah, Kedungdung, Sampang, punya cara hangat menyambut Hari Santri Nasional 2026.
Yaitu dengan menggelar majelis ngaji dan ngopi bareng di kediaman Sahabat Rian Safila, pada Minggu (18/10/2026).
Ketua PR GP Ansor Bajrasokah Mustain Ishaq menyampaikan, momen rutin bulan ini sangat spesial.
Sebab, majelis kali ini berdekatan langsung dengan sejarah besar bangsa.
“Kegiatan malam itu bertepatan dengan bulan sejarah Resolusi Jihad KH Hasyim Asy’ari 22 Oktober 1945,” ujar Mustain, Rabu (21/10).
Menurutnya, jejak sejarah tersebut menjadi cikal bakal peristiwa heroik 10 November di Surabaya.
Momen tersebut patut menjadi cermin perjuangan bagi para kader Ansor.
“Marilah kita mengambil istifadah untuk memperkuat spiritualitas,” tutur Mustain.
Ia menambahkan, keteladanan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan harus terus dirawat.
“Pengorbanan mereka fondasi kokoh berdirinya Republik Indonesia. Hari Santri bukan sekadar peringatan seremonial,” tegasnya.
Bagi kader Ansor Bajrasokah, kata Mustain, hari bersejarah ini memuat makna historis yang amat mendalam.
Nilai-nilai i’tibar dari perjuangan masa lalu wajib dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita harus meneladani perjuangan para santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” lanjut Mustain.
Ia pun juga mengajak seluruh kader memanfaatkan ruang ngaji dan ngopi untuk memanjatkan doa bersama.
“Mari bersama mendoakan para pahlawan, kiai, dan santri yang telah syahid demi bangsa dan agama,” pungkasnya.