Berita

Lora Ali Mahrus Tutup PKD II Ansor Jrengik, Ingatkan Kader Jaga Etika dan Jadi Benteng NU

SAMPANG, AnsorSampang.com – Menjadi kader GP Ansor tidak berhenti setelah mengikuti pelatihan. Kader dituntut menjaga sikap dan perilaku dalam keseharian serta mengambil peran dalam menjaga NU dan ulama.

Pesan tersebut disampaikan Ketua PC GP Ansor Sampang Lora Ali Mahrus saat menutup Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) PAC GP Ansor Kecamatan Jrengik II, Minggu (20/9). Kegiatan tersebut berlangsung pada 18–20 September 2026 di Yayasan Diyarul Muallimiyah, Jrengik.

 

Lora Ali mengatakan, ketangguhan kader berawal dari niat dan tekad yang tulus dalam menjalankan pengabdian. Karena itu, proses kaderisasi harus dilanjutkan melalui perilaku dan pengabdian setelah pelatihan selesai.

“Kader tangguh lahir dari niat dan tekad yang tulus. Mengabdi di Ansor harus bisa menjaga sikap dan tingkah laku dalam keseharian. Kita benteng terdepan menjaga NU dan ulama,” kata Lora Ali.

Ia juga mengingatkan kader agar tidak mudah terbawa propaganda yang berasal dari luar NU. Menurutnya, perbedaan di internal NU tidak semestinya membuat kader ikut terlibat dan saling menyerang.

“Jangan sampai terjebak dalam propaganda orang di luar NU. Kalau sesama NU berseteru, jangan ikut-ikutan menyerang,” pesannya.

Di sisi lain, Lora Ali meminta kader mengambil sikap ketika NU mendapat serangan dari luar, baik di dunia nyata maupun media sosial. Namun, sikap tersebut tetap harus disampaikan dengan mengedepankan etika dalam berbahasa dan bertindak.

“Kalau NU diserang dari luar, baik di dunia nyata ataupun media sosial, kita harus ada di depan. Tapi jangan lupa, etika bahasa dan sikap harus kita utamakan,” tegasnya. (*)

Tulis Komentar